Ini adalah halaman ARSIP ... silahkan ke halaman terbaru www.gratisan.com
GratiSearch:
Home | | Kirim Artikel |


G-Holiday
G-TOPiCS
Home
Hot Info (2/0)
Curhat (8/0)
Penyejuk Qolbu (6/0)
Ada Ada AJA (2/0)
Sajak&Puisi (8/0)
Beasiswa (6/0)
SMS (6/0)
Affiliates (1/0)
Edisi Romadhon (0/0)
Lowongan (3/0)
Kewirausahaan (6/0)
Peluang Bisnis (12/0)
Konsultasi (2/0)
Cari Bantuan (3/0)
Tips Sex&Sehat (4/0)
Tips Praktis (15/0)
Humor (13/0)
Kisah Seru (2/0)
Artikel Online (17/0)
News (10/0)
SMS Lucu (6/0)
AGENDA - EVENT
Belom ada event baru
SMS Pin-Up
MLM? BOHONG? SECOND STORY!
Thursday, July 26 2007 @ 02:19 PM dibaca :: 532 kali

Artikel OnlineSepertinya artikel ini memang harus saya tulis agar bisa menjadi bahan pertimbangan atau membuka wawasan dan cakrawala dari sudut pandang yang berbeda.



Keprihatinan karena masih banyak artikel yang saya temukan mendiskriditkan atau menyudutkan bahkan menyarankan agar tidak menjadi anggota atau join di MLM yang benar (m????k daftar APLI).

Tulisan ini akan saya buat bersambung dengan tujuan agar setiap orang yang membaca dapat memahami serta dapat melihat dari setiap sudut pandang. oleh karena itu saya akan sertakan artikel dari 10 kebohongan MLM sehingga anda bisa menarik garis perbedaan dari MLM dan money game serta memperbanyak pilihan anda.

Artikel ini lebih condong kepada bantahan setiap argumen yang di tulis dalam artikel " Benarkah ada kebohongan MLM ". sebelumnya sebagai info, saya pelaku MLM dari TIENS INTERNATIONAL.

ARTIKEL DARI " BENARKAH ADA KEBOHONGAN MLM " :

10 KEBOHONGAN BESAR MULTI LEVEL MARKETING

Artikel ini asli (Versi Asli dalam Bahasa Inggris) jangan tersinggung (Anda boleh tidak sependapat)
kalo Anda masih tersinggung juga tolong geser posisi ... Oc

Ayo kita jalani dengan semangat untuk tidak menjadi beban dan sumber masalah, berusaha menjadi tauladan. Peka dan peduli untuk berbuat dan berjuang bersama menambah penghasilan yang halal tanpa harus memperdaya dan membuat susah orang.

KOMENTAR DARI PENULIS ARTIKEL " MLM? BOHONG? SECOND STORY " :

pernyataan diatas seperti mau menyatakan bahwa perusahaan MLM tidak halal, memperdaya dan membuat susah. Tidak halal dilihat dari mana, lha wong Tiens punya sertifikat halal dari Malaysia, Indonesia bahkan dari FDA Amerika Serikat. (silakhan cek ke situsnya,) kalau memang merasa terperdaya dan membikin susah, dikomplain aja, cari kantornya, atau silahkan datang ke mall artha gading. Disitu ada Banner Store. Didalamnya ada Tiens.

ARTIKEL DARI " BENARKAH ADA KEBOHONGAN MLM " :

Subject:
10 Kebohongan Besar Multi Level Marketing

ADVERTISEMENT

Sedikit info tentang MLM:

Terlepas dari benar atau tidaknya, paling tidak bisa membuka wawasan:

Note.
Bagi para jagoan/pendekar MLM, yang memiliki sebutan-sebutan aneh, jangan marah anggap ini sebagai dongeng pengantar .......

Kebohongan No. 1:
MLM adalah bisnis yang menawarkan kesempatan yang lebih baik untuk mendapatkan banyak uang dibandingkan dengan bisnis lain maupun pekerjaan lain.

Kebenaran:
Bagi hampir semua orang yang menanamkan uang, MLM berakhir dengan hilangnya uang. Kurang dari 1% distributor MLM yang berhasil dan mereka yang mendapatkan pendapatan seumur hidup dalam bisnis ini persentasenya jauh lebih kecil lagi. Cara pemasaran dan penjualan yang tidak lazim menjadi penyebab utama kegagalan ini. Namun, kalau toh bisnis ini lebih berkelayakan, perhitungan matematis pasti akan membatasi terjadinya peluang sukses tersebut. Tipe struktur bisnis MLM hanya dapat menopang sejumlah kecil pemenang. Jika seseorang memerlukan downline sejumlah 1000 orang agar dia memperoleh pendapatan seumur hidup, maka 1000 orang downline tadi akan memerlukan sejuta orang untuk bisa memperoleh kesempatan yang sama. Jadi, berapa orang yang secara realistis bisa diajak bergabung? Banyak hal yang tampak sebagai pertumbuhan pada kenyataannya adalah pengorbanan distributor baru secara terus-menerus. Uang yang m????k ke kantong elite pemenang berasal dari pendaftaran/memeras para pecundang. Dengan tidak adanya batasan jumlah distributor di suatu daerah dan tidak ada evaluasi tentang potensi pasar, sistem ini dari dalamnya sudah tidak stabil.

Dari Kebohongan No. 1 apa komentarmoe ?

Note.
Bila ditanya kapan sukses di MLM ?
Pasti jawabannya beragam, yang pasti kita tahu Ada kok yang sukses dan terbukti ada yang sukses. (benar gak?). Ada yang sukses bukanlah jaminan bahwa usaha ini bila ditekuni juga akan membawa kita sukses.

KOMENTAR DARI PENULIS ARTIKEL " MLM? BOHONG? SECOND STORY " :

siapa bilang kalau ada yang sukses di bisnis terus orang lain yang ngikutin bukan jaminan bisa sukses…. Sukses itu tergantung diri sendiri, bukan tergantung orang lain. Kalau diri sendiri nggak sukses, itu salah sendiri. Yang menentukan nasib anda ya anda sendiri, apa mau nasib anda ditentukan orang lain…..saya kasih contoh, yang punya Mcdonald itu orang indonesia atau bule dari amrik sono?tapi kenapa orang yang beli franchise / hak jual (sori kalau salah nulis) tetep bisa sukses? Karena dia ngikutin sistem dan tata cara yang udah ditentukan sama yang punya McD. Yang punya McD sukses gak?terus orang yang buka McD sukses gak?


ARTIKEL DARI " BENARKAH ADA KEBOHONGAN MLM " :

Ingat kurang dari 1 % yang berhasil di bisnis MLM, itu artinya orang suksesnya masih bisa dihitung dengan sebelah jari (betul gak) apalagi jika dilihat lebih dalam lagi hanya MLM tertentu saja yang sudah terbukti ada orang suksesnya. (Bukti ada orang yang sukses ini juga mesti dilihat seberapa sukses sih? Ato sukses seperti apa ? punya mobil kreditan apa bisa disebut sukses ?) Sebagian lagi berharap kelak akan datang penghasilan berjuta-juta tiap bulannya ? (bila ini terwujud juga pasti enak) Lalu ....


KOMENTAR DARI PENULIS ARTIKEL " MLM? BOHONG? SECOND STORY " :

Ukuran sukses tiap orang itu beda-beda, ada yang punya mobil kreditan aja udah dibilang sukses (karena dulunya tiap hari jalan kaki) , ada yang berhenti ngerokok seminggu aja udah dibilang sukses ( karena perokok berat). Hati-hati bung! Apalagi di MLM. Orang mau gabung ke MLM punya segudang alasan yang beda-beda. Ukuran suksesnya juga berbeda-beda.!

ARTIKEL DARI " BENARKAH ADA KEBOHONGAN MLM " :

Bila ini yang jadi harapan mestinya kita punya target dan sasaran yang jelas, bisa gak buat target yang benar, seperti apa target mingguan, bulanan, tiga bulan, enam bulan dan seterusnya, evaluasi sendiri target tersebut (dan tentunya apa yang telah kita keluarkan dan apa yang diperoleh) bila target dan sasaran tidak seperti yang kita harapkan, kita juga harus realistis kira-kira apa yang mau kita lakukan ke depannya atau ini MLM mau diteruskan..
Peluang usaha yang keberhasilannya kurang dari 1 % rasanya mesti dikerjakan dengan cara, pola dan tindakan di atas rata-rata bukan hanya mengekor, membeo atau malah mengikuti program Upline. Tidak ada bukti bahwa dengan mengikuti dan bergaul dengan orang yang sudah sukses di MLM kita juga akan ketularan sukses. Gali sebanyak2nya informasi tentang MLM tersebut, cari tahu orang suksesnya, kehidupannya dan jiwa sosialnya, cermati pola kerja, perilaku dan sebagainya. Mudah2an begitu kita fokus di MLM kita sudah punya bekal yang cukup dan kesuksesan yang kita inginkan menjadi kenyataan bukan hanya jadi impian.

KOMENTAR DARI PENULIS ARTIKEL " MLM? BOHONG? SECOND STORY " :

Tentang komentar yang satu ini rasanya aneh juga, lha wong mau bikin McD aja harus sesuai dengan program yang sudah ditetapkan sama yang punya di amrik sono + ditambah penyesuaian dengan kondisi lingkungan agar bisa sukses je….apalagi di MLM. Upline tu ngasih tahu caranya, jalannya biar tidak melakukan kesalahan yang pernah dibuatnya. Dikasih jalan kok nggak mau nurut, tersesat ya salah sendiri.

“Tidak ada bukti bahwa dengan mengikuti dan bergaul dengan orang yang sudah sukses di MLM kita juga akan ketularan sukses.”

Pernyataan ini lebih menggelikan lagi. kan di artikel itu di tulis pernyataan “Gali sebanyak2nya informasi tentang MLM tersebut, cari tahu orang suksesnya, kehidupannya dan jiwa sosialnya, cermati pola kerja, perilaku dan sebagainya.”
Lalu buat apa menggali, mencari tahu, mencermati, kalau bukan untuk di praktekkan atau diikuti atau ditiru. Atau cuman buat ngisi waktu luang? (punya banyak waktu luang yang cuman di isi “berharap suatu saat nasib akan berpihak”).
Siapa tahu anda yang menggali, mencari tahu, mencermati, kemudian mempraktekkan bisa menjadi bukti.

ARTIKEL DARI " BENARKAH ADA KEBOHONGAN MLM " :

Sukses sudah pasti enak, darimana, siapa dan kapan kita sukses? Itu butuh jawaban !
Anda mampu menjawabnya dengan sebuah kepastian ?

KOMENTAR DARI PENULIS ARTIKEL " MLM? BOHONG? SECOND STORY " :

semua orang sudah tahu jawabannya, bahkan anda sendiripun tahu. Sukses atau tidaknya diri kita tergantung pada diri sendiri. ITU PASTI! Karena hanya diri kita yang tahu tujuan hidup dan ukuran kesuksesan kita. Atau anda tidak punya tujuan hidup ? kasihan sekali…………

ARTIKEL DARI " BENARKAH ADA KEBOHONGAN MLM " :

bila jawaban dan kepastian ini saja masih jadi impian, rasanya impian ini mesti diperbaiki.

Kenapa banyak yang bergabung dengan MLM tapi kok banyak yang gagal? Pertanyaan ini tidak butuh jawaban buktinya sangat jelas banyak yang gagal¨.

KOMENTAR DARI PENULIS ARTIKEL " MLM? BOHONG? SECOND STORY " :

Banyak yang gagal? Lalu apa arti kata “JANGAN MENYERAH”. Akhirnya kata-kata ini benar-benar cuman jadi kata mutiara. (Buat Pecundang dan buat yang nggak berani untuk terus mencoba atau jangan-jangan buat anda?).
Kegagalan dan kesuksesan itu satu paket. Kalau mau sukses, ya harus berani gagal. Dan ingat JANGAN MENYERAH!.

ARTIKEL DARI " BENARKAH ADA KEBOHONGAN MLM " :

Lalu bila sebuah perusahaan MLM menjanjikan bonus jutaan bahkan sampe miliaran cermati dan hitung dari mana duit ini datangnya, Kunci suksesnya adalah bila MLM mo ditekuni satu yang pasti Anda mesti pandai BERHITUNG DAN MENGHITUNG.

KOMENTAR DARI PENULIS ARTIKEL " MLM? BOHONG? SECOND STORY " :

Berarti kalau mau tekun dan pandai berhitung dan menghitung, bisa sukses donk di MLM, he he he………..kan di tulis “Kunci suksesnya…………..” kalau gitu AYO GABUNG KE MLM……….!!!

ARTIKEL DARI " BENARKAH ADA KEBOHONGAN MLM " :

Ya .. hitung aja semua yang bisa kita hitung, ingat berapa banyak orang yang secara realistis bisa diajak bergabung dan kita untung. (bisa ngitung gak ?)

KOMENTAR DARI PENULIS ARTIKEL " MLM? BOHONG? SECOND STORY " :

“Jika seseorang memerlukan downline sejumlah 1000 orang agar dia memperoleh pendapatan seumur hidup, maka 1000 orang downline tadi akan memerlukan sejuta orang untuk bisa memperoleh kesempatan yang sama. Jadi, berapa orang yang secara realistis bisa diajak bergabung? Banyak hal yang tampak sebagai pertumbuhan pada kenyataannya adalah pengorbanan distributor baru secara terus-menerus. Uang yang m????k ke kantong elite pemenang berasal dari pendaftaran/memeras para pecundang.”.

Pernyataan diatas membuktikan bahwa banyak yang nggak ngerti sistem kerja MLM yang bener, bukan MLM bohongan atau MONEY GAME, MLM resmi yang yang m????k daftar APLI (Asosiasi Pedagang Langsung Indonesia).

Di Tiens kita nggak harus cari downline langsung sejumlah 1000 orang, kita hanya perlu cari mutiara (orang yang loyal terhadap perusahaan). Saya rasa setiap perusahaan di dunia ini baik konvensional atau MLM pasti mau punya orang yang loyal (anda loyal gak terhadap perusahaan atau apapun pekerjaan anda sekarang?). apakah jika kita presentasi terhadap 1000 orang, sudah pasti join / gabung semua? Sudah pasti tidak! Apakah kalau orang yang join sudah pasti mutiara? Belum tentu! bisa dapet “mutiara” 2 orang aja udah bagus. 2 “mutiara” ini nanti akan cari 2 “mutiara” lagi (setiap orang cari 2 “mutiara”, kalau bisa lebih). Bisa dihitung sendiri berapa jumlah jaringan yang dibentuk. Karena itu di MLM pun perlu KETEKUNAN dan KERJA KERA
BUKAN CUMAN SELALU BERHARAP SUATU SAAT NASIB AKAN BERPIHAK…………………
KALAU NASIB TIDAK BERPIHAK, CIPTAKAN KESEMPATAN BUAT ANDA SENDIRI!

BERSAMBUNG........



............................................................................
MLM? BOHONG? SECOND STORY! | 0 Komentar | Buat Acount baru-simple
The following comments are owned by whoever posted them. This site is not responsible for what they say.
Tidak ada komentar.
User online Supported by...
Jogja Web Center Ketik.com Suyanto Consulting